Total Tayangan Laman

Kamis, 08 April 2010

SIFAT DASAR MOBILITAS SOSIAL

Mobilitas sosial (Social Mobility) dapat diartikan sebagai suatu gerak perpindahan dari suatu kelas sosial ke kelas sosial lainnya. Masyarakat yang berkelas sosial terbuka adalah masyarakat yang memiliki tingkat mobilitas yang tingi; masyarakat yang berkelas sosial tertutup adalah masyarakat yang memiliki tingkat mobilitas yang rendah.

Masyarakat bersistem kasta, di mana status dan kedudukan orang ditentukan ole warisan nenek moyangnya, merupakan contoh yang paling ekstrim dari masyarakat bersistem kelas sosial tertutup [Berreman, 1981]. India seringkali disebut sebagai suatu negara yang sangat dikungkung oleh sistem kasta. Pemerintahnya dewasa ini membuka kesempatan untuk memperoleh jenis pekerjaan yang berstatus tinggi bagi kalangan orang berkasta rendah, yang selama berabad-abad hanya diperkenankan utnuk bekerja pada jenis pekerjaan yang berstatus rendah. Pemerintah mencoba untuk mengubah India menjadi suatu masyarakat yang bersistem sosial terbuka [Gandhi, 1980].

Dalam dunia modern, banyak negara berupaya agar dapat meningkatkan mobilitas sosial, karena mereka yakin bahwa hal tersebut akan membuat orang menjadi lebih berbahagia dan memungkinkan mereka melakukan jenis pekerjaan yang paling cocok bagi diri mereka. Bila tingkat mobilitas sosial tinggi, meskipun latar belakang sosial para individu berbeda, maka mereka tetap dapat merasa mempunyai hak yang sama dalam mencapai kedudukan sosial yang lebih tinggi. Bila tingkat sosial mobilitas sosial mobilitas sosial rendah, maka tentu saja kebanyakan orang akan terkungkung dalam status para nenek moyang mereka.

Jika status yang diinginkan benar-benar tersedia bagi semua orang yang berusaha mencapainya, maka mungkin sekali hanya ada sedikit sekali tuntutan akan persamaan sosial yang mutlak. Namun jika saluran mobilitas sosial disumbat, sehingga banyak orang mengalami kegagalan, maka tuntutan akan persamaan yang mutlak bagi semua orang akan semakin besar.



Sumber: Horton B Paul, Chester L Hunt, Sosiologi (Jakarta, Penerbit Erlangga, 1999).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar